Hati-hati terhadap Biro Travel Tak Ber-Izin

Hati-hati terhadap Biro Travel Tak Ber-Izin
Biro Perjalanan Umroh Dan Haji Plus Berizin

Hati-hati terhadap Biro Travel Tak Ber-Izin

Ibadah Umroh bisa memberikan rasa ketenangan dan kebahagian yang sangat rasional walau seseorang harus mengerluakan biaya banyak untuk mencapainya. Hal rsebut sangatlah penting oleh sebab itu calon jamaah haruslah memperhatikan Biro travel perjalanan. Biro Travel Umroh tersebut haruslah mempunyai Izin yang Resmi dari KeMeNag

Kepada Calon Jamaah Haji dan Umroh yang ingin berangkat ibadah ke tanah suci sekarang harus ekstra Hati-hati terhadap Biro Travel Tak Ber-Izin. Saat ini banyak sekali Biro Travel Tak Ber-izin atau yang tidak memiliki Izin dan kemudian mereka Nekat memberangkatkan Jamaah tapi berakibat Fatal.

Hal ini di temukan oleh Kementerian Agama (Kemenag). Akibatnya adalah banyak Jamaah terlantar. Direktur Pembinaan Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umroh Kemenag, Achmad Kartono, menjelaskan hasil pengawasan dan pengendalian pada bulan Februari 2013 lalu dan menemukan beberapa perusahaan travel terbukti / diketahui memberangkatkan jamaah.
Sebagian berhasil tetapi lebih banyak yang masih tertunda.

Belum lama ini juga, terdapat beberapa kasus masalah jamaah umrah yang terlantar. Terlantar saat sebelum berangkat, saat transit, maupun setelah tiba dan berada di Tanah Suci / Arab Saudi. Beberapa biro perjalanan tak berizin yang tetap memberangkatkan jamaah. statusnya tidak memiliki izin dari Kemenag. Kasusnya, jamaah terlantar di Surabaya sebelum berangkat karena adanya perubahan penerbangan dan jadwal keberangkatan.
Jumlah jamaah sebanyak 500 orang.

Terkait penindakan secara hukum itu Kemenag dalam waktu dekat akan melakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan Polri. Niat ini, menurutnya, sudah dirancang sejak tahun lalu yang pada intinya melingkupi tiga kegiatan; pembinaan, penertiban, dan penegakkan hukum.
Kerjasama dengan aparat ini semakin penting karena peminat umroh dan haji khusus dari tahun ke tahun kian besar.
Tidak heran jika semakin banyak pihak mengendusnya sebagai ladang bisnis tanpa melewati prosedur berlaku.

Kemenag mencatat, pada 2011, orang Indonesia yang menjalankan umroh sektiar 250 ribu orang, kemudian meningkat menjadi 300 ribu orang pada tahun lalu.
Tahun ini diyakini akan melonjak mencapai sedikitnya 400 ribu orang. “Apa ini dampak dari antrian panjang ibadah haji? Bisa juga. Tetapi juga sudah menjadi tren,” katanya. (gen/nw/c1)

Perusahaan Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umroh (PPIU) yang resmi dan tercatat di Kemenag mencapai 402 perusahaan terdiri atas 254 perusahaan PPIU untuk umroh dan haji khusus serta 148 khusus penyelenggaraan umroh.
Dari total PPIU itu 88 perusahaan di antaranya merupakan sekaligus provider visa Arab karena memiliki kerjasama langsung dengan agen resmi di Arab Saudi.(gen/jpnn)

PT. ALHIJAZ INDOWISATA adalah salah satu perusahaan jasa yang bergerak dalam bidang perjalanan Umroh dan Haji Khusus yang berdomisili di Jakarta.

PT. Al Hijaz indowisata resmi yang telah memiliki izin Umroh ( D / 591 ) dan Haji Plus ( D / 171 ) langsung dari Kementrian Agama RI .

No votes yet.
Please wait...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *