Panduan Tata Cara Pelaksanaan Umrah

Panduan Tata Cara Pelaksanaan Umrah
Panduan Tata Cara Pelaksanaan Umrah yang harus di perhatikan adalah Tentang Sa’i Umrah, Yang harus di perhatikan dalam Sai, Mencukur dan Memendekkan Rambut

Panduan Tata Cara Pelaksanaan Umrah Bagian 2

Panduan Tata Cara Pelaksanaan Umrah di peruntukan bagi Umat muslim yang ingin berumroh. Panduann ini sangatlah penting dimana agar pelaksanaan Umroh sudah tau lancar dan berjalan dengan hikmat.

Pada artikel sebelumnya kami telah menyajikan Panduan Tata Cara Pelaksanaan Umrah mulai dari berihram, penjelasan larangan ketika ihram, dan pelaksanaan thawaf umrah. Maka Panduan Tata Cara Pelaksanaan Umrah Tinggal tersisa pembahasan sa’i dan mencukur rambut.

Panduan Tata Cara Pelaksanaan Umrah Tentang Sa’i Umrah

Penjelasan tentang Panduan Tata Cara Pelaksanaan Umrah sebelumnya Setelah melakukan thawaf umrah, maka orang yang berumrah segera menuju bukit Shafa untuk melaksanakan sa’i sebanyak 7 kali putaran.
Jika telah mendekati shafa, maka hendaklah mengucapkan “innash shafaa wal marwata min sya’airillah”
Kemudian menaiki Shafa lalu berdiam dan menghadap Ka’bah lantas memuji Allah dan bertakbir sebanyak tiga kali, kemudian membaca do’a: “Laa ilaha illallah wahdahu laa syarika lah, lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa ‘ala kulli syai-in qodir, laa ilaha illallahu wahdah anjaza wa’dah wa nashoro ‘abdah wa hazamal ahzaba wahdah.”
Dzikir di atas diulang tiga kali dan dianjurkan berdo’a di antara sela-sela dzikir tersebut dengan do’a sekehendak kita. Jika membaca kurang dari tiga kali, juga dibolehkan. Ketika berdo’a disunnahkan mengangkat tangan tanpa perlu berisyarat ketika takbir menghadap Ka’bah.
Kemudian turun dari Bukit Shafa menuju Marwah sambil berjalan. Saat berjalan menuju Marwah, berdo’alah dengan do’a yang mudah yang ditujukan untuk diri dan kaum muslimin. Jika telah sampai lampu atau garis hijau, bagi pria diperintahkan berlari dengan kencang. Sedangkan wanita tidak berlaku demikian. Berlari tadi hingga sampai pada garis atau lampu hijau berikutnya (kedua). Kemudian setelah itu berjalan seperti biasa hingga Marwah. Ketika sampai ke bukit Marwah, dilakukan hal yang sama seperti di bukit Shafa. Hal ini terus berulang hingga tujuh kali. Hitungan sekali adalah dari Shafa ke Marwah, lalu kedua adalah dari Marwah ke Shafa, seperti itu hingga tujuh kali. Dan putaran ketujuh berakhir di bukit Marwah.
Panduan Tata Cara Pelaksanaan Umrah Yang perlu diperhatikan saat pelaksanaa sa’i:
1. Wanita haidh dan nifas boleh melakukan sa’i. Sedangkan thawaf tidak dibolehkan untuk wanita haidh. Karena tempat sa’i bukanlah bagian dari Masjidil Haram.
2. Termasuk kesalahan saat sa’i adalah wanita ikut berlari saat melewati lampu hijau.

Panduan Tata Cara Pelaksanaan Umrah Tentang Mencukur dan Memendekkan Rambut

Setelah umrah selesai dilaksanakan, amalan terakhir yang dilakukan adalah mencukur habis rambut kepala atau memendekkannya. Dan mencukur itu lebih baik daripada memendekkan.
Sedangkan bagi wanita diperintahkan untuk memendekkan rambut kepala dengan mengambil rambut sepanjang satu ruas jari. Bagi wanita, pemotongan rambut tersebut dilakukan di tempat tertutup bukan di hadapan banyak laki-laki seperti yang dilakukan wanita berumrah di tempat sa’i.
Jika amalan terakhir sudah dilakukan, maka selesailah amalan umrah. Setelah itu berbagai hal yang diharamkan saat ihram menjadi halal. Sempurnalah tahallul.

Demikan Panduan Tata Cara Pelaksanaan Umrah Semoga
bermanfaat bagi yang sedang berumrah.

Sumber : Rumaysho.Com

No votes yet.
Please wait...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *